Ticker

6/recent/ticker-posts

Memilih Pasangan Hidup dan Menjadi Ibu Bahagia



Bunda merupakan wujud yang sangat mulia. Seseorang bunda hendak sangat menyayangi serta menyanyangi anaknya tanpa memandang sisi kekurangan si anak. Bagaimanapun kondisi seseorang anak, dia hendak senantiasa mencintai serta menerima seutuhnya.

Bagaikan seseorang bunda, kita dapat merelakan segalanya. Bukan cuma harta, apalagi jiwa sekali juga. Dia rela mempertaruhkan seluruhnya demi si anak yang disayangi. Hingga tidak tidak sering dikala nyatanya si anak lebih dahulu diambil kembali oleh pemilikNya, banyak si bunda yang merasa semacam tidak mau hidup lagi.

Baca juga: Jasa Content Placement berkualitas dan harga bersahabat

Tetapi jangan kita lupakan, kalau anak yang wafat saat sebelum dia dilahirkan ataupun dikala balita hendak jadi pemicu terhalangnya orang tua dari api neraka. Dia merupakan tabungan akhirat buat orang tuanya.

Kala kita jadi seseorang Bunda dengan keimanan yang teguh, insyaAllah kita hendak merasa luas serta legowo dengan tes berat semacam ini. Buatku jadi seseorang bunda merupakan perihal termulia yang sempat saya rasakan. Ibadah yang tidak terdapat putusnya. Pelajaran hidup yang sangat indah yang saya rasakan.

"Salah satu tujuan terbanyak perkawinan merupakan buat menjalakan rumah tangga yang harmonis. Senang penuh cinta.”

Kala kita menempuh kehidupan rumah tangga, kita jugalah yang wajib menjaga rumah tangga itu. Kita dapat mencontoh kehidupan rumah tangga Rasulullah yang penuh kedamaian serta menjali keluarga idaman segala manusia.

Gimana rasa kasih sayangnya Rasulullah dengan Aisyah RA. Dia turun tangan sendiri buat menolong pekerjaan rumah tangganya. serta banyak lagi contoh- contoh simpel yang dapat ditiru buat membangun rumah tangga yang Sakinah Mawaddah wa Rahmah.

Rumah tangga yang penuh dengan ketenangan, penuh cinta serta penuh dengan kasih sayang. rumah tangga yang dapat memperkenalkan ketenangan merupakan rumah tangga yang senantiasa bersama di jalur yang telah Allah tunjukan di dalam Al- Qur’ an.

Selektif dalam Memilah Pendamping Hidup
Seluruh orang tentu mau mempunyai rumah tangga yang di dalamnya banyak kebaikan. Silih rangkul mengarah keridhoan Allah. Seperti itu kenapa kala kita mau membangun sesuatu ikatan yang sungguh- sungguh, menjalakan rumah tangga yang SAMARA. Hingga selektif dalam memilah pendamping hidup merupakan sesuatu perihal yang sangat berarti.

Gimana bibit bebet serta bobot pendamping kita. Seluruh itu bertujuan supaya nanti sehabis menempuh rumah tangga tidak terdapat lagi

PR
yang menumpuk buat kita selesaikan. Sebab rumah sepatutnya merupakan tempat kita berteduh, tempat kita hendak bernaung dari seluruh keletihan yang kita terima di luar.

Gimana dapat kita betah tinggal di rumah yang tidak cocok dengan apa yang kita mau. Seperti itu berartinya perencanaan dini yang pula wajib kita benahi saat sebelum menjalakan ikatan yang sungguh- sungguh.

Tujuan Pernikahan
Apa tujuan dari perkawinan? Apa cuma sebab terpaksa? Ataupun cuma sebab iri memandang sahabat yang seumuran telah menikah apalagi mempunyai anak? Apa menikah cuma bagaikan candaan kita saja? Buat jadi bunda yang senang kita wajib telah memikikan ini saat sebelum kita memiki rencana buat menikah.

Perencanaan yang matang saat sebelum proses ijab qobul hendak sangat membagikan pengaruh dalam rumah tangga. Sebagian rencana yang hendak membuat kita senang jadi seseorang bunda di antara lain:

  • Saat sebelum menikah yakinkan calon kita merupakan calon terbaik yang kita memohon sehabis berupaya serta beristikharah.
  • Kala mau menjalakan suatu ikatan yang lebih sungguh- sungguh yakinkan rencana serta masa depan yang jelas di dini.
  • “ Silih” kala kita telah hingga di sesi menjalakan rumah tangga. Kata silih merupakan yang sangat saya tekankan. Dalam rumah tangga kita wajib silih menerima kekurangan satu sams lain. wajib silih terbuka dengan permasalahan serta uneg- uneg kecil sekali juga. Kita wajib silih paham serta silih menolong dalam rumah tangga.
  • “ Tabah” dalam menjalakan rumah tangga. tidak terdapat yang namanya tidak sempat terdapat permasalahan. tes hendak senantiasa tiba kapan saja serta di mana saja.


Terlebih dalam rumah tangga tes dapat tiba dari mana saja. Mulai dari dalam rumah tangga sendiri, dari keluarga, saudara apalagi orang yang kita anggap jauh juga dapat jadi tes buat kita. Begitu pula dari permasalahan yang sangat besar hingga permasalahan yang nyaris seluruh rumah tangga sempat natural ialah permasalahan ekonimi. Cuma satu perihal yang butuh kita ingat. Ialah tabah. Sebab tabah merupakan kunci buat kita menempuh permasalahan apapun.

Tiap permasalahan tentu hendak terdapat kesimpulannya. Jadikanlah Allah bagaikan penolong kita. Bukankah Ia Maha Mendengar? Bukankah Ia yang memahami segala alam ini serta seisinya? sangat gampang buat Allah menerima seluruh doa kita. cuma kitanya saja yang wajib tabah.

Dibalik keletihan dalam menempuh kedudukan kita ini. Banyak sekali pahala serta berkah yang insyaallah kita miliki bila kita memanglah hasrat lillah dalam menjalaninya. Saya juga bagaikan bunda terkadang merasa letih serta bosan. Pula kadangkala merasa berat buat menempuh kehidupan ini.

Tetapi hati kecil senantiasa berucap syukur atas seluruh yang saya natural ini. Terdapat rasa senang di balik lelahnya mengurus anak. Tabah serta Syukur memanglah 2 perihal yang tidak dapat saya pisahkan dalam menempuh peranku bagaikan seseorang istri serta seseorang bunda. Bersyukur merupakan satu perihal yang dapat saya ucapkan sebab dapat menempuh kedudukan mulia ini. Mudah- mudahan Allah senantiasa membimbing tiap gerak langkah kita buat terletak di jalur yang dia ridhoi. Supaya dapat membangun rumah tangga yang senang. 


Posting Komentar

0 Komentar