Inilah Proses Pendaftaran Trademark Indonesia, Sudah Tahu?


Rahmania Blog - Nama-nama terkenal seperti Indomie, KFC, Indomart, Samsung, hingga Zara sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Untuk nama KFC sendiri kita mengenalnya sebagai produk makanan cepat saji, Samsung sebagai produsen produk teknologi, Zara sebagai produk fashion, dan Indomart sebagai minimarket.

Bentuk representasi secara visual dari jasa atau barang yang dihasilkan suatu perusahaan atau pengusaha itulah yang kita kenal dengan nama-nama tersebut. Nama-nama tersebut dikenal sebagai trademark atau merek dagang yang mana dapat menjadi simbol atau ciri khas sebuah brand atau produk.

Bisa menjadi pembeda dengan barang atau jasa lainnya, merek sendiri memiliki hubungan yang erat dan tidak bisa dipisahkan dari jasa atau barang. Namun, sebelum menggunakan sebuah nama untuk brand, Anda harus melakukan pendaftaran trademark terlebih dahulu. Simak penjelasannya.

Proses pendaftaran trademark indonesia secara umum

1. Pengecekan Keberadaan Merek

Sebelum memutuskan untuk mendaftarkan sebuah merek, terlebih dahulu Anda perlu melakukan pengecekan keberadaan merek yang sudah terdaftar melalui https://pdki-indonesia.dgip.go.id/. Hal ini berguna untuk mengetahui apakah merek yang ingin didaftarkan sudah terdaftar atau belum oleh pihak lain.

Demi menghindari penolakan permohonan pendaftaran merek yang akan diajukan, hal tersebut perlu Anda lakukan. Selain itu, Anda juga bisa terhindar dari sengketa merek lainnya jika ada kesamaan dengan merek yang sudah terlebih dahulu terdaftar.

2. Dua Cara Permohonan Pendaftaran (elektronik atau non-elektronik)

Ada dua cara yang bisa Anda lakukan untuk melakukan permohonan pendaftaran merek dagang, yaitu bisa melalui offline maupun online. Untuk online, Anda dapat mengunjungi https://www.dgip.go.id/ yang mana merupakan laman resmi dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).

Selain itu Anda juga bisa mengunjungi loket Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) yang ada di Jakarta maupun kantor wilayah terdekat jika Anda ingin melakukan permohonan pendaftaran secara offline.

3. Prosedur Permohonan Pendaftaran Merek

Setelah mengetahui merek yang ingin Anda daftarkan belum pernah didaftarkan oleh pihak lain sebelumnya, Anda sudah bisa mengajukan permohonan pendaftaran merek dagang. Berikut caranya:

  • Mengisi formulir dua rangkap kepada Menteri Hukum dan HAM dengan memperhatikan keterangan kelas barang atau jasa.
  • Melampirkan biaya permohonan. Bisa dilihat di http://www.dgip.go.id/tarif-merek.
  • Label merek tiga lembar.
  • Surat pernyataan kepemilikan merek.
  • Jika melalui kuasa, lampirkan surat kuasa.
  • Bukti prioritas.

4. Pengumuman dalam Berita Resmi Merek

Pemohon akan diberikan tanggal penerimaan setelah melengkapi persyaratan dan mengajukan permohonan trademark. Kemudian permohonan merek dalam Berita Resmi Merek yang akan diumumkan oleh Menteri Hukum dan HAM dua bulan setelah Anda mengajukan permohonan.

5. Penerbitan Sertifikat Merek

Apabila tidak terdapat masalah dari permohonan pendaftaran merek yang diajukan serta lolos pemeriksaan substantif, maka akan diterbitkan sertifikat merek oleh Menteri Hukum dan HAM dan otomatis merek yang diajukan sudah resmi terdaftar.

Fungsi Trademark atau Merek Dagang

Sebagai penanda suatu barang atau jasa yang bisa menjadi pembeda dengan barang atau jasa lainnya merupakan fungsi utama dari adanya sebuah merek atau trademark. Selain itu juga dapat digunakan sebagai representasi atas reputasi sebuah produk, yang mana dapat memudahkan pengguna untuk mengingat produk tersebut.

Dengan adanya merek, saat produsen melakukan pemasaran tidak perlu lagi menyebutkan identitas produk yang menjadi pembeda dengan produk lainnya. Sehingga hanya perlu menyebut merek produk disertai kelebihan atau keunggulan yang biasanya dimuat dalam sebuah iklan.

Posting Komentar untuk "Inilah Proses Pendaftaran Trademark Indonesia, Sudah Tahu?"